Selasa, 15 Januari 2013
Teknik dasar permainan bola basket
Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar.
Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di
samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
Seorang pemain basket melakukan shooting dengan dua tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
Peraturan-peraturan Bola Basket
Peraturan Permainan Bola Basket adalah sebagai berikut :
1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau
kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan
(meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang
Ukuran lapangan basket
Ukuran lapangan Basket
- Panjang lapangan 94 ft/ 28.65 meter
- Lebar lapangan 50 ft/ 15.24 meter
- Area terlarang dari wilayah keranjang 4 ft/ 1.22 meter
- Diameter lingkaran tengah lapang 12 ft/ 3.66 meter
- Jarak garis 3 angka dari keranjang 23.75 ft/ 7.24 meter
- Jarak garis lemparan bebas dari papan belakang 15ft/4.57 meter
- Keliling bola basket adalah 75 cm - 78 cm.
- Berat bola adalah 600 - 650 gram.
- Tinggi pantul bola dari ketinggian 1,80 meter adalah 1,20 - 1,40 meter.
- Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter.
- Lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter.
- Panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter.
- Lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
- Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter.
- Jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter.
- Ring basket memiliki panjang 0,40 meter.
- Jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
- Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter.
- Ukuran lebar garis tengah lingkaran, yaitu 0,05 meter.
- Panjang garis akhir lingkaran daerah serang, yaitu 6 meter.
- Panjang garis tembakan hukuman, yaitu 3,60 meter
Sejarah Bola Basket
Bola basket adalah olahraga
bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing
lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola
ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton
karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan
lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari
karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain
ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.
Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada
yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional
di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.
Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di
Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai
bola basket pada 15 Desember 1891.
Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan
karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di
gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan
dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang
olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan
ciptaannya itu.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892
di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan
oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di
seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh
cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun
dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada
dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah
peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis
sendiri oleh James Naismith.
Setelah sebelumnya menjabat sebagai
Direktur McGill's Athletic, James Naismith pindah ke YMCA Training
School di Springfield, Massachusetts, USA pada tahun 1891, di mana
olahraga basket lahir. Di Springfield, Naismith dihadapkan dengan
masalah mencari olahraga yang cocok untuk bermain di dalam selama musim
dingin Massachusetts bagi para siswa di Sekolah Kristen Pekerja.
Naismith ingin menciptakan permainan keterampilan bagi siswa bukan hanya
satu yang bergantung sepenuhnya pada kekuatan. Dia membutuhkan sebuah
permainan yang bisa dimainkan di dalam ruangan di sebuah ruang yang
relatif kecil. Permainan pertama dimainkan dengan bola sepak bola dan
keranjang persik dua digunakan sebagai tujuan. Naismith bergabung dengan
fakultas University of Kansas di tahun 1898, mengajar pendidikan
jasmani dan menjadi ulama militer.
James Naismith menyusun seperangkat aturan tiga belas basket :
James Naismith menyusun seperangkat aturan tiga belas basket :
- Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan satu atau kedua tangan.
- Bola dapat dipukul ke segala arah dengan satu atau kedua tangan, tetapi tidak pernah dengan tinju.
- Seorang pemain tidak dapat berjalan dengan bola. Pemain harus melemparkan dari tempat di mana dia menangkap itu, tunjangan yang dibuat untuk orang berjalan pada kecepatan yang baik.
- Bola harus dipegang di dalam atau di antara tangan. Lengan atau badan tidak boleh digunakan untuk memegangnya.
- Tidak memikul, memegang, mendorong, memukul atau tersandung dengan cara apapun dari lawan. Pelanggaran pertama peraturan ini oleh setiap orang yang akan dianggap sebagai pelanggaran, kedua akan mendiskualifikasi dia sampai tujuan selanjutnya adalah dibuat atau, jika ada maksud jelas untuk melukai orang, untuk seluruh permainan. substitusi Tidak diperkenankan.
- Sebuah busuk mencolok pada bola dengan tinju, pelanggaran terhadap Aturan 3 dan 4 dan seperti yang dijelaskan dalam Peraturan 5.
- Jika kedua sisi membuat tiga pelanggaran berturut-turut itu akan dihitung sebagai tujuan untuk lawan (berarti berturut-turut tanpa lawan dalam sementara membuat busuk).
- Tujuan harus dibuat ketika bola dilemparkan atau dipukul dari tanah ke dalam keranjang dan tinggal di sana, memberikan mereka membela tujuan tidak menyentuh atau mengganggu tujuan. Jika bola terletak pada sisi dan lawan menggerakkan keranjang, hal itu akan dihitung sebagai gol.
- Ketika bola keluar dari batas, maka harus dilemparkan ke dalam lapangan dan dimainkan oleh orang pertama menyentuhnya. Dalam kasus sengketa wasit akan membuangnya langsung ke lapangan. Para pelempar-in diperbolehkan lima detik. Jika ia memegang lebih lama, ia harus pergi ke lawan. Jika sisi manapun tetap dalam menunda permainan, wasit harus panggilan pelanggaran terhadap mereka.
- Wasit harus menjadi hakim dari laki-laki dan akan mencatat pelanggaran dan memberitahu wasit ketika tiga pelanggaran berturut-turut telah dibuat. Ia harus memiliki kekuatan untuk mendiskualifikasi laki-laki sesuai dengan Aturan 5.
- Wasit harus hakim bola dan memutuskan bila dalam bermain di batas-batas, sisi mana ia berada, dan akan tetap waktu. Ia akan memutuskan kapan tujuan telah dibuat dan menjaga rekening tujuan dengan tugas-tugas lain yang biasanya dilakukan oleh wasit.
- Waktu harus dua bagian 15-menit dengan istirahat lima menit 'antara.
- Sisi membuat gol terbanyak dalam waktu yang akan dinyatakan sebagai pemenang.
Selain penciptaan basket, James Naismith lulus sebagai dokter
medis, terutama tertarik pada fisiologi olahraga dan apa yang sekarang
kita sebut ilmu olahraga dan sebagai menteri Presbyterian, dengan minat
dalam filsafat dan hidup bersih. Naismith mengawasi olahraga, basket,
diperkenalkan di banyak negara oleh gerakan YMCA pada awal 1893. Basket
diperkenalkan di Olimpiade Berlin pada tahun 1936. Naismith diterbangkan
ke Berlin untuk menonton pertandingan. Dia meninggal di Lawrence,
Kansas, pada tahun 1939.
Langganan:
Postingan (Atom)
